DOMBA

Standar

Saya adalah salah satu penggemar dari hewan Domba. Entah mengapa saya sangat suka sekali dengan bentuk dari seekor domba dengan bulu dan bentuk tubuhnya yang sangat khas.

Domba atau biri-biri (Ovis) adalah ruminansia dengan rambut tebal dan dikenal orang banyak karena dipelihara untuk dimanfaatkan rambut (disebut wol), daging, dan susunya. Domba termasuk mamalia yang pertama kali di jinakkan dan dijadikan sebagai hewan ternakan oleh manusia. Literatur menyebutkan bahwa mula diternakkan pertama kali sektar 9000 – 11000 tahun yang lalu di Mesopotamia.

#Ruminansia merupakan hewan pemamah biak (Ordo Artiodactyla atau hewan berkuku genap, terutama dari subordo Ruminantia) adalah sekumpulan hewan pemakan tumbuhan (herbivora) yang mencerna makanannya dalam dua langkah: pertama dengan menelan bahan mentah, kemudian mengeluarkan makanan yang sudah setengah dicerna dari perutnya dan mengunyahnya lagi. Lambung hewan-hewan ini tidak hanya memiliki satu ruang (monogastrik) tetapi lebih dari satu ruang (poligastrik, harafiah: berperut banyak).

Hewan pemamah biak secara teknis dalam ilmu peternakan serta zoologi dikenal sebagai ruminansia. Hewan-hewan ini mendapat keuntungan karena pencernaannya menjadi sangat efisien dalam menyerap nutrisi yang terkandung dalam makanan, dengan dibantu mikroorganisme di dalam perut-perut pencernanya.

Pada saat ini kelangsungan hidup domba sangat tergantung pada manusia, ini dikarenakan mereka sudah berevolusi sebagai hewan ternakan. Dan tidak hidup liar di alam lagi.

Awalnya, domba disimpan hanya  untuk daging, susu dan kulit. Bukti arkeologis dari patung-patung ditemukan di situs arkelogis di Iran menunjukkan bahwa domba diambl bulunya (wol) sudah sejak 6000 M. Tetapi pakaian bulu domba tenun yang paling awal hanya sudah dibubuhi tanggal sampai dua sampai tiga ribu tahun yang lalu

Perbedaan yang utama bulu antara domba kuno dan domba modern adalah Domba kuno lebih sulit dicukur bulunya daripada domba yang diternakkan pada saat ini. Kemungkinan malah tidak dicukur untuk mengambil bulunya melainkan dengan cara ‘dikupas – dilepas” . Ciri ini hidup terus hari ini di jenis-jenis yang tak halus seperti Soay dan banyak Shetlands.

Domba juga disebut dalam agama agama besar, terutama dalam agama Ibrahim ( Islam dan Kristen) dan digunakan sebagai hewan kurban.

Yang paling dikenal orang adalah domba peliharaan (Ovis aries), yang diduga keturunan dari moufflon liar dari Asia Tengah selatan dan barat-daya. Untuk tipe lain dari domba dan kerabat dekatnya, lihat kambing antilop. Domba berbeda dengan kambing.

Paling tidak ada tujuh spesies domba:

  • Argali, Ovis ammon
  • Domba peliharaan, Ovis aries
  • Bighorn Sheep, Ovis canadensis
  • Thinhorn Sheep, Ovis dalli
  • Mouflon, Ovis musimon
  • Domba salju, Ovis nivicola
  • Urial, Ovis orientalis

Banyaknya ras domba membuat orang biasa membagi berdasarkan kemanfaatannya:

  • Domba penghasil wol.
  • Domba pedaging.
  • Domba penghasil wol sekaligus pedaging.

Deskripsi :

  • Domba adalah ruminansia kecil, bulunya biasanya berkerut, dan mempunyai tanduk yang berbentuk spiral lateral dan tanduk ini ditemukan pada jantan maupun betina.
  • Umumnya mereka mempunyai ekor yang masih merupakan ciri dari nenek moyang mereka. Tapi domba yang diternakkan ada juga yang tidak mempunyai ekor.
  • Warnanya mulai putih,coklat,coklat muda dan belang belang.
  • Berat domba jantan umumnya 45-160 kg. Domba dewasa memiliki 32 buah gigi. Tidak bertaring
  • Domba memiliki pendengaran yang baik dan peka terhadap kebisingan.
  • Domba memiliki pandangan yang baik, bidang pandangan nya adalah antara 270 – 320 derajat.
  • Domba tidak suka akan daerah gelap. Umumnya mereka akan meilih berada pada daerah yang terang daripada gelap.
  • Memiliki indera penciuman yang baik karena memiliki kelenjar penciuman tepat di depan mata.
  • Domba adalah jenis hewan herbivore.
  • Aktifitas makan mereka adalah dari fajar sampai senja
  • Domba adalah binatang social, naluri mereka untuk berkelompok sangat kuat.
  • Pemimpin kelompok adalah jantan yg paling tua atau betina.
  • Masa kehamilan/bunting selama 5 bulan, biasanya proses  melahirkan memakan waktu sekitar 3 jam.

Di bawah ini, terdapat beberapa perbedaan antara domba dan kambing :

  • Taksonomi

Meskipun domba dan kambing memiliki penampakan yang hampir sama, nama ilmiahnya ternyata sangat berbeda. Bahkan mereka tidak di genus yang sama. Domba memiliki nama ilmiah Ovis aries dengan jumlah kromosom 54, sedangkan kambing memiliki nama ilmiah Capra hircus dengan jumlah kromosom 60. Meskipun bisa saja terjadi persilangan antara domba dan kambing, namun sangat jarang anakannya yang fertil. Persilangan tersebut sering disebut dengan chimera.

  • Ekor

Cara termudah membedakan domba dan kambing adalah ekornya. Ekor kambing mencuat ke atas (kecuali saat sakit, takut atau dalam penderitaan), sedangkan domba menggantung ke bawah.

  • Makanan

Perbedaan terbesar dari domba dan kambing adalah cara mencari makan dan pilihan makanannya. Kambing dikategorikan menjengut, yaitu lebih memilih untuk memakan daun-daunan, ranting pohon, tumbuhan merambat dan perdu.

Sedangkan domba digolongkan merumput, yaitu lebih suka pada rerumputan dan mereka senang makan dekat dengan permukaan tanah, berbeda dengan kambing yang suka memanjat dan memakan ujung-ujung tanaman.

  • Perilaku

Banyak perbedaan perilaku kambing dan domba. Kambing lebih mandiri dan ingin tahu, sedangkan domba lebih penakut dan menjauh. Domba memiliki insting yang lebih besar untuk bergerombol menjadi kawanan dan akan sangat gelisah jika terpisah dari kawanannya.

Dalam pertarungan, seekor domba jantan akan mengambil ancang-ancang lalu lari ke depan untuk mengadu kepala. Seekor kambing jantan dalam pertarungan akan berdiri memakai kaki belakang lalu menghunjamkan kepalanya ke arah lawan. Dalam hal ini gaya pertarungan domba lebih asyik untuk ditonton.

  • Tanduk

Kebanyakan kambing secara alami memiliki tanduk. Beberapa kambing memiliki jenggot. Kebanyakan galur kambing secara alami tidak punya tanduk. beberapa domba memiliki surai. Tanduk kambing lebih ramping, ke atas, dan tidak begitu melengkung. Sedangkan tanduk domba lebih melengkung, melingkar ke samping kepala.

Manfaat Daging Domba

Pada saat ini dan saat mendatang tingkat konsumsi protein hewani rakyat Indonesia harus ditingkatkan, karena hal ini akan sangat menentukan kualitas pertumbuhan fisik dan kecerdasan, serta daya saing bangsa.

Pola pikir bahwa daging merupakan sumber penyakit, harus diluruskan mengingat manfaat daging merah yang sangat banyak bagi kesehatan kita, kecuali jika makanan dikonsumsi secara berlebihan

Daging domba muda yang berasal dari anak domba berusia satu tahun ke bawah kaya akan protein, zat besi, vitamin B12 dan nutrisi lainnya seperti zinc, selenium serta niacin. Mari kita telaah lebih jauh lagi mengenai kandungan nutrisi daging domba muda, yang memang bermanfaat untuk kesehatan tubuh ini.

  • PROTEIN

Komponen terbesar dalam tubuh manusia setelah air, jumlahnya 1/6 dari berat tubuh manusia yang tersebar di dalam otot, tulang, kulit serta berbagai cairan tubuh.

Protein sangat diperlukan tubuh sebagai zat pembangun yaitu membentuk jaringan baru dalam tubuh, zat pengatur yaitu mengatur sistem dalam tubuh serta zat pembakar yaitu protein akan dibakar ketika kebutuhan energi tubuh tidak dapat dipenuhi oleh hidrat arang dan lemak.

  •  ZAT BESI

Zat besi ini merupakan bagian penting dari hemoglobin, protein pengangkut dalam darah

Umumnya tubuh memperoleh pasokan zat besi dari makanan dan hasil daur ulang Fe pada sel darah merah tua. Tanpa zat besi, darah tak dapat membawa oksigen dengan efektif. Oksigen diperlukan oleh setiap sel tubh agar dapat berfungsi secara normal. Defisiensi zat besi umumnya terjadi karena kehilangan banyak darah, termasuk menstruasi, kurangnya penyerapan zat besi oleh tubuh, dan minimnya besi dalam diet.

  • VITAMIN B12

Bila orang tua dengan konsumsi vitamin B12 dengan dosis lebih rendah dari rata-rata kebutuhan, memiliki resiko 6 kali mengalami berkurangnya kemampuan otak.

  • ZINC

Mineral esensial untuk kesehatan.

Zinc adalah salah satu mikronutrien atau mineral yang esensial bagi manusia.

Sumber :

http://sambadafarm.com/artikel/perbedaan-domba-dan-kambing/

http://tyo-web.faa.im/apa-itu-domba.xhtml

http://obatsakit2011.blogspot.com/2011/06/manfaat-daging-domba.html

http://id.wikipedia.org/wiki/Domba

http://id.88db.com/Food-Beverage/Eat-Place-Restaurant/ad-120546/en/

 

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s