Pentingnya Disiplin bagi Anak

Standar

Bagi anak disiplin bersifat arbitrair, yaitu suatu konformitas pada tuntutan eksternal, namun bila dilakukan dalam suasana emosional yang positif, maka akan menimbulkan keikhlasan dalam dirinya untuk berbuat sesuai peraturan, tanpa merasa dirinya takut atau terpaksa. Dengan demikian tidak terjadi yang dinamakan “disiplin bangkai” (cadaveric discipline) yaitu kepatuhan yang ditaati karena takut dan merasa terpaksa. Disiplin membantu anak menyadari apa yang diharapkan dan apa yang tidak diharapkan darinya, dan membantunya bagaimana mencapai apa yang diharapkan darinya tersebut.
Disiplin di sekolah seharusnya merupakan tata peraturan yang meningkatkan kehidupan mental yang sehat dan memberikan cukup kebebasan untuk berbuat secara bertanggung jawab sesuai dengan kemampuan yang ada murid. Peraturan disiplin seperti ini akan menjadi kebiasaan-kebiasaan yang baik, bahkan akan berkembang menjadi disiplin diri (self discipline) bila peraturan itu dipegang secara konsisten (ajeg). Sebaliknya, disiplin sekolah yang membatasi murid sehingga menimbulkan rasa takut dan cemas, akan memupuk pola emosional yang tidak sehat karena memperlakukan anak dengan cara-cara yang kurang tepat sehingga hasil belajar siswa nya juga tidak akan maksimal. (disadur dari buku “Penerapan Pembelajarn Pada Anak” oleh Conny R. Semiawan)

Analisa / Analysis :

The roots of the discipline lies at home for planting the value of discipline is the duty of parents in the family while the school institution is obliged to continue this task. Through regulation and discipline of the children will be spared from the consequences of the dangers that come from actions at a given moment. Regulations will also be hold in one’s life. Without discipline, children can not realize what is expected and what is expected of him, and can not help in achieving what was expected of him. Discipline is very important for children. For children to be disciplined arbitrair point is a comfort to external demands. However, if done in a positive emotional climate, it will cause the sincerity in him to do by law, without fear or felt forced. Since discipline is not intended to prohibit freedom or suppression hold, but to give children freedom within limits. If the various restrictions that are very stressed, then the child will feel threatened and frustrated and rebellious, will even experience a sense of anxiety that becomes a phenomenon which is not good for growing children. So, should parents and school institutions should provide education about the discipline so that children can continue to instill such discipline as long as he lives.

Sumber : http://episentrum.com/artikel-psikologi/pentingnya-disiplin-bagi-anak/#more-492

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s