Don’t be Sad Anymore

Standar

Setiap orang pasti pernah mengalami kesedihan. Begitu juga dengan saya. Kesedihan adalah suatu emosi yang ditandai oleh perasaan tidak beruntung, kehilangan, dan ketidakberdayaan. Saat sedih, manusia sering menjadi lebih diam, kurang bersemangat, dan menarik diri. Kesedihan dapat juga dipandang sebagai penurunan suasana hati sementara, sementara depresi sering dicirikan dengan penurunan suasana hati yang persisten dan besar yang kadang disertai dengan gangguan terhadap kemampuan seseorang untuk melakukan kegiatan hariannya. Kesedihan adalah lawan dari kebahagiaan atau kegembiraan dan serupa dengan dukacita atau kesengsaraan.

Ada beberapa cara untuk mengatasi kesedihan :

  • Ceritakanlah

Carilah teman terdekat untuk mencurahkan perasaan anda. Sangat penting untuk melepaskan kesedihan anda dengan orang lain. Manusia diciptakan untuk menjadi makhluk sosial. Namun, imbangilah hal ini dengan menyisihkan waktu dan ruang untuk sediri.

  • Menangislah

Menangislah jika anda siap. Anda mungkin dalam keadaan terguncang dan penyangkalan, bahkan tidak merasakan kesedihan selama beberapa waktu, jam-jam pertama, atau kadang-kadang bahkan beberapa hari setelah kejadian yang tidak ingin anda inginkan. Namun, ketika saatnya emosi mulai muncul, biarkan air mata anda mengalir.

  • Pergilah Keluar

Habiskan waktu untuk refreshing keluar untuk sekedar minum kopi di kafe, berkeliling di toko buku, atau hanya jalan-jalan di pertokoan atau di taman.

  • Ampunilah

Anda mungkin berpikir atau mengatakan “Saya seharusnya …. Saya seharusnya tidak …. Saya dapat …. Jika saja saya dapat ….” Pikiran-pikiran tentang apa yang seharusnya dilakukan dan tidak dilakukan hanya akan membuat anda gila. Tak ada manusia yang sempurna, jadi ampunilah diri anda sendiri dan orang lain.

  • Carilah Pelarian

Pelarian bisa jadi hal yang sehat dalam dosis yang tepat dan bisa disalurkan dalam berbagai bentuk. Misalnya, seseorang yang dalam keadaan tertekan dapat menghabiskan banyak waktu untuk tidur. Hal ini sebenarnya merupakan bentuk mekanisme pertahanan tubuh. Jadi, carilah pelarian! Pergilah menonton ke bioskop, lakukanlah hobi baru, banyaklah tidur siang, atau lakukanlah suatu perjalanan.

  • Berdoalah

Berdoalah sesuai agama masing-masing. Biarkan Tuhan yang memulihkan anda.

  • Singkirkanlah yang Negatif

Hentikan pikiran-pikiran negatif.  Perlu diingat, pikiran-pikiran itu mengubah unsur-unsur kimia dalam otak anda menjadi hal-hal yang lebih buruk. Berhatilah-hatilah berada di antara orang-orang yang negatif. Jika memungkinkan, menjauhlah dari keadaan yang membuat anda sedih.

  • Berolahraga

Jangan mengabaikan tubuh anda. Sekali-sekali, pergilah ke pusat kebugaran, di mana anda akan dikelilingi oleh banyak orang. Olah raga memperbaiki penghargaan diri dan menghasilkan hormon-hormon positif dalam tubuh anda. Kenikmatan yang timbul saat endorfin dilepaskan selama berolahraga dapat memberikan hasil yang mengagumkan.

Setelah saya mengelilingi dunia maya untuk mengunjungi beberapa blog, saya menemukan pesan yang sangat bagus. Mungkin pesan tersebut bisa dijadikan motivasi untuk yang sedang merasakan kesedihan. Pesan-pesan supaya kita akan mampu menjadi pribadi manusia yang tak akan cepat bersedih oleh berbagai macam cobaan dan penderitaan yang kita lalui. Semoga kita senantiasa semangat, dengan semangat yang mampu menembus langit dalam menjalani hidup yang lengkap dengan segala bentuk penderitaannya.

  • Yang lalu biarkanlah berlalu, dan yang telah pergi telah mati. Jangan dipikirkan yang telah lalu karena telah pergi dan selesai.
  • Terimalah qadha yang telah pasti dan rezeki yang telah dibagi itu dengan hati terbuka. Segala sesuatu itu ada ukurannya. Karenanya, enyahkan kegelisahan.
  • Biarkan masa depan itu hingga dia datang sendiri, dan jangan terlalu berkepentingan dengan hari esok. Karena jika anda melakukan yang terbaik di hari ini maka hari esok juga akan baik.
  • Bertawakallah kepada Allah dan serahkan semua perkara kepadaNya. Terimalah semua ketentuanNya dengan sepenuh hati, berlindunglah kepadaNya, dan bergantunglah kepadaNya, karena sesungguhnya Dia cukup sebagai pelindungmu.
  • Ketahuilah, bahwa setelah ada kesulitan itu akan ada kemudahan, dan setelah ada kesulitan itu akan ada jalan keluar. Ketahuilah, bahwa keadaan seseorang itu tidak akan tetap selamanya. Karena hari-hari itu akan senantiasa bergulir.
  • Tidak ada gembok yang tidak bisa dibuka. Tidak ada simpul yang tidak bisa dilepas, tidak ada jarak jauh yang tidak bisa didekatkan, dan tidak ada yang hilang yang tidak bisa ditemukan. Dan ketahuilah bahwa semua itu ada saatnya.
  • Jika tali telah menegang kencang, maka itu tandanya akan putus. Jika malam telah sangat pekat, maka kegelapan itu akan segera pergi. Jika sebuah masalah sudah sangat menghimpit, maka itu tandanya akan segera muncul jalan keluar.
  • Setelah lapar akan datang kenyang, setelah dahaga akan datang kesegaran, setelah sakit pasti ada kesembuhan, setelah kefakiran akan datang kekayaan, dan kesedihan itu selalu dibarengi oleh kebahagiaan. Inilah sunnah Allah yang tidak bisa diganggu gugat.
  • Ketahuilah bahwa anda bukan satu-satunya orang yang mendapat ujian. Tidak seorangpun yang lepas dari kesedihan, dan tidak seorangpun yang luput dari kesulitan.
  • Kenikmatan dunia itu sebenarnya berbanding berlipat-berlipat terhadap musibah-musibahnya. Tapi masalahnya, bagaimana kita mencapai kenikmatan itu secara cerdas.
  • Bidang edar planet itu berputar dan hari-hari senantiasa berganti. Maka, sangat tidak mungkin satu keadaan akan berubah, sedangkan Yang Maha Penyayang setiap harinya selalu berkepentingan dengan makhluk-Nya. Lalu mengapa harus bersedih?
  • Sesungguhnya kebanyakan yang ditakuti orang itu tidak pernah terjadi. Kebanyakan berita-berita yang menakutkan itu tidak pernah terjadi. Disisi Allah lah semua kecukupan, dan disisi Allah lah semua pengawasan dan pertolongan.
  • Maka belajarlah dari orang yang terdahulu, yang pernah dikucilkan, yang pernah dipenjarakan, yang pernah dibunuh, yang pernah diuji dan yang pernah dibuang dan dikeluarkan dari negerinya.
  • Lihatlah mereka yang lebih rendah dari diri anda dalam hal tubuh, rupa, harta, rumah, pekerjaan, dan keluarga. Tujuannya, agar anda mengerti bahwa mereka yang lebih rendah dari diri anda masih ribuan jumlahnya.
  • Pahala dari semua yang menimpa anda ada pada Allah, baik itu kesedihan, keresahan, kelaparan, kefakiran, rasa sakit, hutang dan musibah-musibah yang lain.
  • Ujian itu akan mendekatkan diri anda dengan Rabb, akan mengajarkan kepada diri anda bagaimana berdo’a, dan akan menghilangkan kesombongan, ujub, dan rasa bangga diri dari diri anda.
  • Ketahuilah, bahwa kesulitan itu akan membuka pendengaran dan penglihatan, menghidupkan hati, mendewasakan jiwa, mengingatkan hamba dan menambah pahala.
  • Jangan takut dengan kesulitan, sebab kesulitan akan menguatkan hati, akan membuat anda dapat merasakan nikmatnya sehat, akan membulatkan tekad, akan mengangkat kedudukan, dan akan memunculkan kesabaran anda.
  • Maka lihatlah musibah dari sisi yang paling memberikan harapan, bayangkan pahala yang akan anda dapatkan dari musibah tersebut. Sadarilah bahwa musibah yang menimpa diri anda itu lebih ringan jika dibandingkan dengan yang menimpa orang lain. Dan, belajarlah dari orang-orang yang telah mendapat cobaan dan ujian.
  • Jika di hati Anda ada keresahan, maka keadaan akan gelap karena sedih. Dan jika Anda terguncang karena kehilangan keluarga dan harta, maka jangan putus asa. Mungkin saja Allah menjadikan peristiwa lain setelah itu.
  • Ikatlah khayalan anda itu agar tidak menyeret anda kedalam lembah-lembah keresahan. Berusahalah untuk berfikir tentang nikmat, karunia, dan kemenangan–kemenangan yang ada pada diri anda.
  • Jadikan kegembiraan itu sebagai ungkapan syukur, kesedihan sebagai wujud kesabaran, diam sebagai bentuk tafakur, menyikapi sebuah permasalahan sebagi belajar, ucapan sebagi dzikir, hidup sebagai ketaatan, dan kematian sebagai cita-cita.

Saya berharap semoga siapa pun yang sedang mengalami rasa kesedihan bisa kembali hidup bahagia. Karena tidak ada yang pernah mau mengalami rasa sedih dan tidak akan pernah mau pula mengulanginya.

Sumber :

http://alfauzie.wordpress.com/cara-mengatasi-kesedihan/

http://c3i.sabda.org/01/nov/2006/konseling_dua_belas_cara_mengatasi_kesedihan

http://id.wikipedia.org/wiki/Kesedihan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s