Data Dictionary

Standar

Data dictionary adalah tempat penyimpanan informasi yang menggambarkan data dalam database. Data dictionary biasa disebut juga dengan metadata atau data mengenai data. Modul pengontrol autorisasi menggunakan data dictionary untuk memeriksa apakah seorang pemakai perlu mempunyai wewenang.

Untuk mengerjakan pemeriksaan tersebut data dictionary menyimpan :

  • Nama-nama pemakai yang mempunyai wewenang untuk menggunakan DBMS.
  • Nama-nama data item yang ada dalam database.
  • Data item yang dapat diakses oleh pemakai dan jenis akses yang diijinkan, misalnya: insert, update, delete atau read.

Sedangkan untuk memeriksa integritas data, data dictionary menyimpan :

  • Nama-nama data item dalam database.
  • Jenis dan ukuran data item.
  • Batasan untuk masing-masing data item.

Sistem data dictionary dapat dibedakan atas sistem aktif dan pasif. Sistem aktif selalu konsisten dengan struktur database karena secara otomatis dikerjakan oleh sistem. Sebaliknya, sistem pasif tidak konsisten terhadap perubahan database yang dilakukan oleh pemakai.

Dengan Data Dictionary analis sistem dapat mendefinisikan data yang mengalir di sistem dengan lengkap. Pada tahap analisis sistem, Data Dictionary digunakan sebagai alat komunikasi antara analis sistem dengan pemakai sistem tentang data yang mengalir ke sistem, yaitu tentang data yang masuk ke sistem dan tentang informasi yang dibutuhkan oleh pemakai sistem. Pada tahap perancangan sistem, Data Dictionary digunakan untuk merancang input, merancang laporan-laporan dan database. Data Dictionary dibuat berdasarkan arus data yang ada di DFD (Data Flow Diagram). Arus data di DFD sifatnya adalah global, hanya ditunjukkan nama arus datanya saja. Keterangan lebih lanjut tentang struktur dari suatu arus data di DFD secara lebih terinci dapat dilihat di Data Dictionary. Gambar berikut menunjukkan hubungan antara DFD dengan DD :

Data Dictionary 1

Data Dictionary tidak menggunakan notasi grafik sebagaimana halnya DFD. Data Dictionary berfungsi membantu pelaku sistem untuk mengerti aplikasi secara detil, dan mereorganisasi semua elemen data yang digunakan dalam sistem secara presisi sehingga pemakai dan penganalisa sistem punya dasar pengertian yang sama tentang masukan, keluaran, penyimpanan dan proses. Data Dictionary mendefinisikan elemen data dengan fungsi sebagai berikut:

  1. Menjelaskan arti aliran data dan penyimpanan dalam DFD.
  2. Mendeskripsikan komposisi paket data yang bergerak melalui aliran, misalnya alamat diuraikan menjadi kota, kodepos, propinsi, dan negara.
  3. Mendeskripsikan komposisi penyimpanan data.
  4. Menspesifikasikan nilai dan satuan yang relevan bagi penyimpanan dan aliran.
  5. Mendeskripsikan hubungan detil antara penyimpanan yang akan menjadi titik perhatian dalam entity relationship diagram.

ISI DATA DICTIONARY

Data dictionary harus dapat mencerminkan keterangan yang jelas tentang data yang dicatatnya. Untuk maksud keperluan ini, maka Data Dictionary harus memuat hal-hal berikut :

Nama arus data.

Karena Data Dictionary dibuat berdasarkan arus data yang mengalir di DFD, maka nama dari arus data juga harus dicatat di Data Dictionary, sehingga mereka yang membaca DFD dan memerlukan penjelasan lebih lanjut tentang suatu arus data tertentu di DFD dapat langsung mencarinya dengan mudah di Data Dictionary.

Alias.

Alias atan nama lain dari data dapat dituliskan bila nama lain ini ada. Alias perlu ditulis karena data yang sama mempunyai nama yang berbeda untuk orang atau departemen satu dengan yang lainnya, misalnnya bagian pembuat faktur dan langganan menyebut bukti penjualan sebagai faktur, sedang bagian gudang menyebutnya sebagai tembusan permintaan persediaan. Baik faktur dan tembusan permintaan persediaan ini mempunyai struktur data yang sama, tetapi mempunyai struktur yang berbeda.

Bentuk data.

Bentuk data perlu dicatat di Data Dictionary, karena dapat digunakan untuk mengelompokkan Data Dictionary ke dalam kegunaannya sewaktu perancangan sistem.

  • Data Dictionary yang mencatat data yang mengalir dalam bentuk dokumen dasar atau formulir akan digunakan untuk merancang bentuk input sistem.
  • Data Dictionary yang mencatat data yang mengalir dalam bentuk laporan tercetak dan dokumen hasil cetakan komputer akan digunakan untuk merancang output yang akan dihasilkan oleh sistem.
  • Data Dictionary yang mencatat data yang mengalir dalam bentuk tampilan dilayar monitor akan digunakan untuk merancang tampilan layar yang akan dihasilkan oleh sistem.
  • Data Dictionary yang mencatat data yang mengalir dalam bentuk parameter dan variabel akan digunakan untuk merancang proses dari program.
  • Data Dictionary yang mencatat data yang mengalir dalam bentuk dokumen, formulir, laporan, dokumen cetakan komputer, tampilan di layar monitor, variabel dan field akan digunakan untuk merancang database.

Arus data.

Arus data menunjukkan dari mana data mengalir dan ke mana data akan menuju. Keterangan arus data ini perlu dicatat di Data Dictionary supaya memudahkan mencari arus data ini di DFD.

Penjelasan.

Untuk tidak memperjleas lagi tentang makna dari arus data yang dicatat di Data Dictionary, maka bagian penjelasan dapat diisi dengan keterangan-keterangan tentang arus data tersebut. Sebagai misalnya nama dari arus data adalah tembusan permintaaan persediaan, maka dapat lebih dijelaskan sebagai tembusan dari faktur penjualan untuk meminta barang dari gudang.

Periode.

Periode ini menunjukkan kapan terjadinya arus data ini. Periode perlu dicatat di Data Dictionary karena dapat digunakan untuk mengidentifikasikan kapan input data harus dimasukkan ke sistem, kapan proses dari program harus dilakukakan dan kapan laporan-laporan harus dihasilkan.

Volume.

Volume yang perlu dicatat di Data Dictionary adalah tentang volume rata-rata dan Volume puncak dari arus data. Volume rata-rata menunjukkan banyaknya rata-rata arus data yang mengalir dalam suatu periode tertentu dan volume puncak menunjukkan volume yang terbanyak, Volume ini digunakan untuk mengidentifikasikan besarnya simpanan luar yang akan digunakan, kapasitas dan jumlah dari alat input, alat pemroses dan alat output.

Struktur data.

Struktur data menunjukkan arus data yang dicatat di Data Dictionary terdiri dari item-item apa saja.

SIMBOL DATA DICTIONARY

Kebanyakan sistem, kadang-kadang elemen data terlalu kompleks untuk didefinisikan. Kekomplekkan tersebut seharusnya diuraikan melalui sejumlah elemen data yang lebih sederhana. Kemudian elemen data yang lebih sederhana tersebut didefinisikan kembali hingga nilai dan satuan relevan dan elementer. Pendefinisian tersebut menggunakan notasi yang umum digunakan dalam menganalisa sistem dengan menggunakan sejumlah simbol, seperti berikut :

Data Dictionary 2

Sumber :

http://kuliah.dinus.ac.id/ika/prc3.html

http://parno.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/11337/SI_10_Kamus_Data.pdf

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s