Pengguna Basis Data

Standar

Siapa saja yang dapat menggunakan basis data atau database ? Pengguna basis data atau database sangat bervariasi. Tidak semua orang boleh menggunakan database atau basis data. Karena database atau basis data tersebut menyimpan data dari sebuah enterprise (perusahaan, organisasi, sekolah, dan lain-lain) yang tentunya sangat penting. Sehingga tidak semua dapat mengakses database tersebut, apalagi mencuri data yang tersimpan didalamnya.

Pengguna database atau basis data dibedakan menjadi beberapa golongan, tergantung tingkat kepentingan seorang pengguna. Berikut adalah golongan tersebut :

  • System Engineer

Tenaga ahli yang bertanggung jawab atas pemasangan Sistem Basis Data, dan juga mengadakan peningkatan dan melaporkan kesalahan dari sistem tersebut kepada pihak penjual.

  •  Database Administrator (DBA)

Tenaga ahli yang mempunyai tugas untuk mengontrol sistem basis data secara keseluruhan, meramalkan kebutuhan akan sistem basis data, merencanakannya dan mengaturnya.

Tugas DBA

– Mengontrol DBMS dan software-software

– Memonitor siapa yang mengakses basis data

– Mengatur pemakaian basis data

– Memeriksa security, integrity, recovery dan concurency

Program Utilitas yang digunakan oleh DBA

– Loading Routines. Membangun versi utama dari basis data

– Reorganization Routines. Mengatur / mengorganisasikan kembali basis data

– Journaling Routines. Mencatat semua operasi pemakaian basis data

– Recovery Routines. Menempatkan kembali data, sebelum terjadinya kerusakan

– Statistical Analysis Routines. Membantu memonitor kehandalan sistem

  • End User (Pemakai Akhir)

Ada beberapa jenis (tipe) pemakai terhadap suatu sistem basis data yang dapat dibedakan berdasarkan cara mereka berinteraksi terhadap sistem :

– Programmer Aplikasi

Pemakai yang berinteraksi dengan basis data melalui Data Manipulation Language (DML), yang disertakan (embedded) dalam program yang ditulis pada bahasa pemrograman induk (seperti C, pascal, cobol, dan lain-lain).

– Pemakai Mahir (Casual User)

Pemakai yang berinteraksi dengan sistem tanpa menulis modul program. Mereka menyatakan query (untuk akses data) dengan bahasa query yang telah disediakan oleh suatu DBMS.

– Pemakai Umum (End User / Naïve User)

Pemakai yang berinteraksi dengan sistem basis data melalui pemanggilan satu program aplikasi permanen (executable program) yang telah ditulis (disediakan) sebelumnya.

– Pemakai Khusus (Specialized / Sophisticated User)

Pemakai yang menulis aplikasi basis data non konvensional, tetapi untuk keperluan-keperluan khusus seperti aplikasi AI, Sistem Pakar, Pengolahan Citra, dan lain-lain, yang bisa saja mengakses basis data dengan atau tanpa DBMS yang bersangkutan.

Berikut ini contoh penggunaan aplikasi basis data dalam dunia bisnis :

  • Bank : Pengelolaan data nasabah, akunting, semua transaksi perbankan.
  • Bandara : Pengelolaan data reservasi, penjadwalan.
  • Universitas : Pengelolaan pendaftaran, alumni.
  • Penjualan : Pengelolaan data customer, produk, penjualan.
  • Pabrik : Pengelolaan data produksi, persediaan barang, pemesanan, agen.
  • Kepegawaian: Pengelolaan data karyawan, gaji, pajak.
  • Telekomunikasi : Pengelolaan data tagihan, jumlah pulsa.

Sumber          :

http://duniadatabase.blogspot.com/2011/07/pengguna-database-atau-basis-data.html

http://fikri.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/11911/SBD1Pertemuan1.pdf

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s