Penulisan Ilmiah

Standar

BAB I

PENDAHULUAN

1.1       Latar Belakang

Penggunaan teknologi internet di dunia semakin meningkat. Setiap orang pasti telah menikmati layanan internet. Dahulu internet hanya digunakan oleh para pekerja di bidang teknologi komputasi berbasis internet dan yang mengerti teknologi itu saja. Seiring dengan perkembangan zaman, teknologi ini juga mengalami perkembangan ke arah pencapaian kemudahan dan kenyamanan luar biasa dalam melakukan kegiatan sehari-hari yang dianggap tidak mungkin dapat dikerjakan dalam waktu singkat.

Negara-negara besar di dunia seperti Amerika Serikat, Jepang, dan Cina pun terus berlomba-lomba menghadirkan inovasi baru dalam perkembangan teknologi dunia. Teknologi yang terpesat perkembangannya saat ini adalah teknologi informasi dan telekomunikasi, yang menghadirkan beragam pilihan bentuk teknologi dan kecanggihannya.

Internet adalah salah satu bukti nyata pesatnya perkembangan teknologi di bidang informasi dan telekomunikasi. Internet membawa pengaruh yang sangat besar dalam pola kehidupan masyarakat dunia, khususnya negara-negara maju. Internet disebut juga dunia tanpa batas karena sifatnya yang benar-benar mendunia. Waktu dan jarak bukan lagi masalah untuk memperoleh informasi maupun memberi informasi. Walau masih tertinggal jauh dari Negara-negara Asia yang lebih maju, perkembangan internet di Indonesia telah menunjukkan perkembangan yang signifikan. Secara keseluruhan memang masih dapat dikatakan bahwa internet relatif baru dikenal oleh masyarakat Indonesia.

Internet kini menjadi pusat informasi di seluruh dunia. Pada kenyataannya ada sebagian orang yang belum memanfaatkan fungsi dari adanya internet. Sebagian orang mengalami kesulitan dalam mencari informasi karena kendala bahasa. Padahal berbagai kepentingan pekerjaan maupun pendidikan bergantung pada internet. Semua itu menuntut setiap individu untuk dapat mengoperasikan internet sebagai konsekuensi hidup di zaman serba canggih ini. Internet sebagai media pembelajaran mulai diterapkan pada dunia pendidikan. Peserta didik diajarkan mengenai pengoperasian internet, tujuannya adalah agar peserta didik mengenal dunianya, dunia yang tidak berhenti mengalami perkembangan teknologi.

Namun, sebesar apapun manfaat internet bagi kehidupan manusia, sebesar itu pula internet membawa pengaruh buruk. Pengaruh buruk ini tentunya harus dihindari, terutama bagi para peserta didik sebagai generasi penerus bangsa.

1.2        Identifikasi Masalah

Berdasarkan penjelasan di atas, maka penulis mengidentifikasikan masalah sebagai berikut :

  1. Adanya pengaruh buruk internet bagi kehidupan manusia.
  2. Adanya sebagian orang adanya orang yang belum dapat menggunakan internet dengan baik.
  3. Penguasaan bahasa asing yang kurang menjadi kendala dalam menggunakan internet.

1.3       Pembatasan Masalah

Untuk menghindari meluasnya permasalahan yang akan dibahas dalam penulisan ini, maka dilakukan pembatasan pada masalah pengaruh penggunaan internet terhadap pendidikan.

1.4       Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah di atas, maka masalah dalam penulisan ini dirumuskan sebagai berikut :

  1. Bagaimana peranan internet dalam bidang pendidikan ?
  2. Apa saja dampak-dampak penggunaan internet bagi pendidikan ?
  3. Bagaimana cara menyikapi berbagai dampak penggunaan internet ?

1.5       Tujuan Penelitian

Tujuan yang ingin dicapai dalam penulisan ini adalah :

  1. Untuk mengetahui peranan internet dalam bidang pendidikan.
  2. Untuk mengetahui berbagai dampak penggunaan internet bagi pendidikan.
  3. Untuk mengetahui cara menyikapi dampak atau pengaruh penggunaan internet.

1.6       Manfaat Penelitian

Manfaat penulisan ini :

  1. Bagi peserta didik, penelitian ini bermanfaat sebagai referensi mengenai perkembangan internet serta peranannya dalam kehidupan sosial, pengaruh positif maupun negatif dari penggunaan internet, terutama dalam bidang pendidikan, dan sebagai acuan untuk menyikapi berbagai dampak dari internet agar dapat terhindar dari penyalahgunaan internet.
  2. Bagi pendidik, penelitian ini berguna untuk memberi informasi seputar internet, pengaruh-pengaruh internet terhadap daya kreativitas dan perkembangan peserta didik, serta memudahkan pendidik dalam turut serta membantu menjauhkan peserta didik dari penyalahgunaan internet.
  3. Bagi orang tua, penelitian ini berfungsi untuk memberi informasi mengenai berbagai manfaat serta keburukan internet, berbagai situs internet, dan membantu orangtua melakukan pengawasan terhadap anak agar terhindar dari keburukan internet.
  4. Bagi pemerintah, penelitian ini dimaksudkan sebagai penginformasian mengenai dampak-dampak internet yang tidak sepenuhnya baik, khususnya terhadap pendidikan, serta sebagai permohonan penegasan dan tindak lanjut pemerintah atas dampak-dampak buruk internet yang sampai saat ini masih membahayakan masyarakat. Selain itu, pemerintah juga diharapkan menyamaratakan perkembangan Internet di seluruh daerah di Indonesia.
  5. Bagi pihak warnet, penelitian ini berguna sebagai informasi tentang berbagai dampak dan pengaruh internet agar pihak warnet menjadi lebih berhati-hati dalam menjalankan usahanya.

BAB II

LANDASAN TEORI

2.1       Pengertian Internet

Internet (kependekan dari interconnection-networking) secara harfiah ialah sistem global dari seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar Internet Protocol Suite (TCP/IP) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia. Manakala Internet (huruf ‘I’ besar) ialah sistem komputer umum, yang berhubung secara global dan menggunakan TCP/IP sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol). Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaedah ini dinamakan internetworking.

Menurut pakar internet Onno. W. Purbo, “Internet dengan berbagai aplikasinya seperti Web, VoIP, E-Mail pada dasarnya merupakan media yang digunakan untuk mengefesiensikan proses komunikasi” (Prihatna, 2005, p7).

Sedangkan menurut tim penelitian dan pengembangan wahana komputer (2005), Internet adalah metode untuk menghubungkan berbagai komputer ke dalam satu jaringan global, melalui protokol yang disebut Transmission Control Protocol / Internet Protocol (TCP/IP).

Berdasarkan beberapa pengertian diatas, maka dapat disimpulkan bahwa internet adalah suatu jaringan komunikasi antara komputer yang besar, yang mencakup seluruh dunia dan berbasis pada sebuah protokol yang disebut TCP/IP (Transmission Control Protocol / Internet Protocol). Selain itu, onternet dapat disebut sebagai sumber daya informasi yang dapat digunakan oleh seluruh dunia dalam mencari informasi.

2.2       Sejarah Internet

Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat di tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon.

Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).

Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.

Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 4 situs saja yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu di tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.

Oleh sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu “MILNET” untuk keperluan militer dan “ARPANET” baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet.

2.3       Istilah-Istilah Internet

2.3.1    HTML (Hypertext Markup Languange)

HTML digunakan untuk membangun suatu halaman web. Sekalipun banyak orang menyebutnyasebagai suatu bahasa pemrograman, HTML sebenarnya sama sekali bukan bahasa pemrograman, karena seperti tercermin dari namanya, HTML adalah suatu bahasa mark up. HTML digunakan untuk melakukan mark up (penandaan) terhadap sebuah dokumen teks. Tanda tersebut digunakan untuk menentukan format style dari teks yang ditandai.

2.3.2    HTTP (Hypertext Transfer Protocol)

HTTP adalah suatu protokol yang perlu diikuti oleh web browser dalam meminta atau mengambil suatu dokumen yang disediakan di web server.

Protokol ini merupakan protokol standar yang digunakan untuk mengakses web pages. Selain HTTP terdapat pula secure HTTP yang dikembangkan oleh Enterprise Integration Technology (EIT), National Centre of Supercomputing Aplication (NCSA), dan RSA Data Security. Secure HTTP ini adalah HTTP yang aman dimana antara pengguna dan server menggunakan suatu form entry data. Pengguna dapat mengklik pada sebuah tombol persetujuan yang aman, dan program klien akan menjalankan sebuah kunci keamanan bagi sesi tersebut dengan form tersebut.

2.3.3    Uniform Resource Locator (URL)

URL merupakan sistem pengalamatan yang digunakan pada World Wide Web. Di internet URL menggabungkan informasi mengenai jenis protokol yang digunakan, alamat situs dimana resource ditempatkan, lokasi sub directory dan nama filr yang digunakan.

            Sintaks lengkap suatu URL

            Access-methode ://server_name I : [port]/directory/file

ex :

            http://www.microsoft.com/mspress/net/default.asp

URL diatas terdiri dari komponen-komponen :

a)      http : tipe internet protokol yang digunakan untuk menyimpan dan mengirim informasi.

b)      :// : standar pemberian tanda baca URL.

c)      http://www.microsoft.com : nama domain situs dimana resources disimpan.

d)     /mspress/net : tempat direktori ke resources yang tersimpan di komputer yang jauh (dalam hal ini sebuah file).

e)      Default.asp : nama file yang dibuka.

URL menyediakan sebuah daftar metode yang konsisten dan mudah dimengerti dari berbagai macam situs internet, terutama pada situs world wide web.

2.3.4    Javascript

Javascript adalah bahasa pemrograman yang sederhana karena bahasa ini tidak dapat digunakan untuk membuat aplikasi ataupun applet. Dengan javascript, kita dapat dengan mudah membuat sebuah halaman web yang interaktif (Hardjono, 2006).

Sedangkan menurut Ellsworth dan Matthew (1997), Javascript adalah pendekatan lain untuk membuat halaman web menjadi lebih interaktif, baik dalam deteksi maupun tanggapan ke interaksi pengguna dengan halaman web. Javascript dapat langsung digabungkan dengan HTML tanpa harus dicompile terlebih dahulu.

2.4       Pengaruh dan Dampak Positif Internet bagi Pendidikan

Internet sangat berpengaruh dalam berbagai bidang kehidupan, terutama dalam bidang pendidikan, yang merupakan alasan utama terciptanya Internet. Berdasarkan data yang telah diperoleh dari beberapa sumber, pengaruh positif Internet dalam dunia pendidikan, diantaranya adalah :

  1. Internet sebagai media pembelajaran mempermudah mencari berbagai informasi dan ilmu pengetahuan, serta sangat berguna dalam menambah wawasan. Materi pembelajaran menjadi luas, tidak hanya berpatokkan pada apa yang diajarkan pendidik, tapi dapat juga belajar melalui berbagai materi yang terdapat di Internet. Internet dapat menyamaratakan kesempatan pendidikan di berbagai daerah di Indonesia. Internet memudahkan peserta didik dalam menyelesaikan berbagai tugas. Dan menyediakan banyak sekali soal-soal latihan untuk menguji kemampuan peserta didik. Segala informasi mudah diakses dan tidak memakan waktu lama. Internet menjadi alat utama dalam peningkatan mutu pendidikan dan mengembangkan IPTEK.
  2. Internet bermanfaat sebagai ajang penyaluran bakat. Internet memuat berbagai informasi, termasuk informasi tentang berbagai kompetisi dan perlombaan. Setiap individu dapat berkesempatan menyalurkan bakat dan talenta melalui kompetisi dan perlombaan tersebut. Contohnya adalah melalui situs Youtube. Bukti kesuksesan Briptu Norman dengan gaya “India”nya, Justin Bieber yang kini menjadi salah satu penyanyi remaja terpopuler di dunia, juga Sinta dan Jojo dengan video Lip-sing “Keong Racun”.
  3. Internet sebagai sarana hiburan menyajikan berbagai hiburan untuk siapapun, kapanpun, dimanapun. Hiburan-hiburan ini ada bermacam-macam, antara lain game dan aplikasi-aplikasi menarik yang bersifat menghibur. Berbagai program hiburan ini diadakan mengingat hiburan adalah salah satu hal penting yang harus didapatkan oleh tiap manusia jika jenuh mulai melanda.
  4. Internet sebagai media komunikasi mempermudah proses komunikasi antar sesama, baik dengan teman, guru, orangtua, dan keluarga. Jarak dan waktu bukan lagi penghalang. Bahkan, dengan Internet, komunikasi dapat terjadi secara tatap muka tanpa memikirkan jarak. Situs pertemanan terpopuler di kalangan siswa-siswi sekolah saat ini adalah Facebook, Friendster, dan Twitter.

Perkembangan Internet juga telah mempengaruhi perekonomian. Berbagai transaksi jual-beli yang sebelumnya hanya bisa dilakukan dengan tatap muka, pos, atau telepon, kini sangat mudah dan sering dilakukan melalui Internet. Transaksi ini dinamakan e-commerce. Terkait dengan pemerintahan, Internet juga memicu tumbuhnya transparansi pelaksanaan pemerintahan melalui e-government seperti di beberapa kabupaten di Indonesia yang ternyata berhasil memberikan peningkatan pemasukan daerah dengan memanfaatkan internet untuk transparansi pengelolaan dana masyarakat dan pemangkasan jalur birokrasi, sehingga warga daerah sangat diuntungkan demikian para pegawai negeri sipil dapat pula ditingkatkan kesejahteraannya karena pemasukan daerah meningkat tajam.

2.5       Pengaruh dan Dampak Negatif Internet bagi Pendidikan

Internet tidak sepenuhnya berdampak baik bagi pendidikan. Bahkan banyak sekali dampak negatif Internet terhadap dunia pendidikan. Berikut adalah dampak-dampak negatif Internet bagi pendidikan yang saya peroleh dari berbagai sumber :

  1. Internet sebagai media pembelajaran tidak efektif pemanfaatannya. Daya kreativitas peserta didik menjadi rendah akibat terbiasa bergantung pada Internet. Hingga tugas-tugas mudah yang diberikan oleh guru yang seharusnya bisa dikerjakan sendiri pun mengandalkan Internet.
  2. Internet membawa pengaruh buruk terhadap pola kepribadian siswa. Siswa menjadi pribadi yang malas dan candu Internet. Siswa lebih suka duduk berlama-lama di depan layar komputer demi menjelajah dunia maya dibanding membaca buku. Jam belajar menjadi berkurang dan prestasi siswa menurun.
  3. Maraknya berbagai penyalahgunaan Internet seperti pelanggaran hak cipta, pornografi, pencurian identitas, dan pernyataan benci (hate speech). Tindakan criminal yang memanfaatkan media Internet seperti penyelundupan obat-obatan terlarang, berbagai bentuk penipuan yang tentunya sangat merugikan, penculikan melalui facebook, kematian Brandon Vedas akibat pemakaian narkotik yang melampaui batas bersama teman-teman chatting IRCnya, Shawn Woolley bunuh diri karena ketagihan dengan permainan online Everquest, dan Brandes yang ditikam kemudian dimakan oleh Armin Meiwes setelah menjawab iklan dalam internet, dan masih banyak lagi.
  4. Internet juga semakin mempermudah terjadinya pelanggaran terhadap Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) karena makin mudahnya mengakses data menyebabkan orang yang bersifat plagiatis akan melakukan kecurangan. Tindakan ini sangat meresahkan penulis dan pengarang Indonesia.

2.6       Cara Menyikapi Berbagai Dampak Penggunaan Internet

Di bawah ini adalah beberapa cara yang dapat digunakan dalam menyikapi berbagai dampak Internet :

  1. Menumbuhkan kesadaran dalam setiap diri dan berupaya memenuhi kewajiban sebagai pelajar.
  2. Menggunakan Internet dengan tujuan mencari informasi yang positif.
  3. Memahami lebih dalam mengenai pengoperasian Internet agar tidak tersesat saat menjelajah dunia maya.
  4. Menjauhi hal-hal yang menyimpang dan tidak mencoba-coba.
  5. Saling mengingatkan dan menasihati dalam kebenaran.
  6. Mengajarkan moral dan etika yang baik pada peserta didik.
  7. Memberi motivasi mengenai pola kepribadian yang baik.
  8. Memberitahu situs-situs yang menarik dan layak dikunjungi peserta didik.
  9. Kehadiran orangtua sebagai pengawas saat anak menjelajah Internet.
  10. Bentuk ketegasan pemerintah mengatasi penyalahgunaan Internet dengan mencontoh beberapa Negara seperti Cina dan Singapura yang telah menerapkan kebijakan memblokir situs-situs yang dianggap tidak pantas.

BAB III

METODE PENELITIAN

3.1       Tempat dan Waktu Penelitian

3.1.1    Tempat Penelitian

Penelitian ini dilaksanakan di warnet “Pavilion Net”, rumah siswa SMP dan SMA di lingkungan Komplek Hoka, SMP Timur Jakarta serta SMA Timur Jakarta. Pemilihan tempat ini dipertimbangan atas efisiensi biaya, tenaga, maupun waktu. Selain itu, agar peneliti dapat memperoleh data-data sebagai objek penelitian.

3.1.2    Waktu Penelitian

Penelitian dilaksanakan pada waktu-waktu berikut :

  • Rabu, 9 Januari 2013 (Penelitian di warnet “Pavilion Net”)
  • Kamis, 10 Januari 2013 (Penelitian di SMP dan SMA Timur Jakarta)
  • Sabtu, 12 Januari 2013 (Penelitian di rumah siswa SMP dan SMA di lingkungan Komplek Hoka)
  • Minggu, 13 Januari 2013 (Penelitian di rumah siswa SMP dan SMA di lingkungan Komplek Hoka)

3.2       Populasi dan Responden

3.2.1    Populasi

Populasi (keseluruhan subjek penelitian) dalam penelitian ini adalah meliputi pelajar pengunjung warnet “Pavilion Net”, penjaga warnet “Pavilion Net”, guru dan siswa kelas IX SMP Timur Jakarta, orangtua siswa di lingkungan Komplek Hoka, serta guru dan siswa kelas X SMA Timur Jakarta.

3.2.2    Responden

Data yang diperoleh dari keterangan-keterangan responden dalam penelitian ini adalah keterangan-keterangan yang berkaitan dengan pengaruh internet bagi pendidikan. Data ini disebut primer karena dalam pengumpulan data ini penulis langsung mengambil dari sumber pertama yang berjumlah 47 orang dengan rincian sebagai berikut :

  1. Penjaga warnet “Pavilion Net”  : 1 orang
  2. Pelajar pengunjung warnet “Pavilion Net” : 6 orang
  3. Guru Mata Pelajaran TIK SMP Timur Jakarta : 1 orang
  4. Siswa kelas IX SMP Timur Jakarta : 3 orang
  5. Orangtua siswa : 2 orang
  6. Guru Mata Pelajaran Sosiologi SMA Timur Jakarta : 1 orang
  7. Siswa kelas X SMA Timur Jakarta : 33 orang

3.3       Teknik Pengumpulan Data

Dalam usaha untuk memperoleh data yang diperlukan maka teknik pengumpulan data dalam penelitian ini sebagai berkut :

  1. Observasi adalah suatu metode pengumpulan data dengan jalan melalui pengamatan dan pencatatan secara sistematis terhadap objek yang diteliti. Jadi penulis di dalam penelitian ini akan mengadakan pengamatan secara langsung ke objek penelitian sekaligus melihat dari dekat kegiatan yang dilaksanakan.
  2. Wawancara adalah suatu cara pengumpulan data yang digunakan untuk memperoleh informasi langsung atau mengadakan tanya jawab secara lisan dengan objek yang diteliti.
  3. Angket adalah suatu alat pengumpul data yang berupa serangkaian pertanyaan yang diajukan pada responden untuk mendapat jawaban. Angket merupakan suatu daftar atau kumpulan pertanyaan tertulis yang harus dijawab secara tertulis juga. Angket juga ialah teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan mengadakan komunikasi dengan sumber data.

Semua metode berkaitan satu dengan lainnya sehingga bisa diharapkan mempengaruhi validitas dan objektivitas data.

BAB IV

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Berikut adalah beberapa informasi mengenai penggunaan Internet oleh pelajar yang kami teliti pada warnet “Pavilion Net” di Jakarta (Data dalam hitungan persen) :

Grafik Pengunjung “Pavilion Net” Berdasarkan Jam Kunjungan

ppp

Penjelasan Grafik :

Data ini diperoleh dari pihak warnet “Pavilion Net” dan dari beberapa narasumber.

  • Pada pukul 21.00 – 07.00 jumlah pengunjung warnet “Pavilion Net” cenderung sedikit, dengan persentase sebesar 10%, diakibatkan pada pukul 21.00 – 07.00 adalah waktu istirahat. Selain itu, berdasarkan kepercayaan masyarakat, waktu-waktu ini tidak tepat dan kurang baik untuk keluar rumah. Terlebih lagi bagi pelajar, sangat jarang pelajar ditemukan di warnet pada kisaran waktu tersebut. Pihak warnet biasanya mengatasi kesepian pengunjung ini dengan menurunkan tarif pada waktu-waktu ini. Pada pukul 21.00 – 07.00, warnet didominasi oleh pengunjung yang tidak memiliki pekerjaan (menganggur).
  • Pada pukul 07.00 – 11.00 jumlah pengunjung warnet “Pavilion Net” mencapai persentase sekitar 30%. Pada kisaran waktu ini, pengunjung sebagian besarnya adalah para mahasiswa. Hal ini dikarenakan pukul 06.00 – 10.00 adalah waktu sekolah dan bekerja.
  • Pada pukul 11.00 – 14.00 persentase pengunjung warnet “Pavilion Net”  sebesar 20%. Kisaran waktu ini adalah waktu pulang kerja atau pulang sekolah. Pukul 11.00 – 14.00 bisa disebut siang hari. Biasanya siang hari udara panas, ini juga merupakan faktor yang mempengaruhi jumlah pengunjung.
  • Pada pukul 14.00 – 21.00 jumlah pengunjung warnet “Pavilion Net” meningkat drastis, yakni dengan persentasi sebesar 40%. Pada waktu-waktu inilah pelajar memilih warnet sebagai tempat mengisi waktu. Baik dalam rangka mencari tugas maupun hal-hal lain yang tentunya berhubungan erat dengan internet.

Berdasarkan   penjelasan  grafik   diatas,  dapat  disimpulkan  bahwa  jumlah  pengunjung warnet “Flobamora Net” mengalami peningkatan juga pengurangan. Perubahan jumlah pengunjung sangat jelas terlihat pada  pukul 21.00 – 07.00 dan pukul 14.00 – 21.00. Para pengunjung memilih sore hari, yaitu pada kisaran waktu pukul 14.00 – 21.00 untuk mengunjungi warnet. Hal ini sangat bertolak belakang dengan jumlah pengunjung pada kisaran waktu pukul 21.00 – 07.00.

Grafik Pengunjung “Pavilion Net” Berdasarkan Hari

grafik

Penjelasan Grafik :

Data ini diperoleh dari pihak warnet “Pavilion Net”.

  • Jumlah pengunjung warnet “Pavilion Net” pada hari Senin adalah sekitar 50 orang.
  • Jumlah pengunjung warnet “Pavilion Net” pada hari Selasa adalah sekitar 48 orang.
  • Jumlah pengunjung warnet “Pavilion Net” pada hari Rabu adalah sekitar  40 orang.
  • Jumlah pengunjung warnet “Pavilion Net” pada hari Kamis adalah sekitar 46 orang.
  • Jumlah pengunjung warnet “Pavilion Net” pada hari Jumat adalah sekitar 49 orang.
  • Jumlah pengunjung warnet “Pavilion Net” pada hari Sabtu adalah sekitar 27 orang.
  • Jumlah pengunjung warnet “Pavilion Net” pada hari Minggu adalah sekitar 30 orang.

Berdasarkan  grafik  di atas,  dapat disimpulkan  bahwa pengunjung warnet “Pavilion Net” terbanyak adalah pada hari-hari efektif seperti Senin, Selasa, Rabu, Kamis, dan Jumat. Pengunjng di hari Minggu pun cukup besar jumlahnya. Sedangkan pada hari Sabtu, cenderung sedikit. Hal ini dikarenakan di hari-hari efektif itulah para pengunjung menggunakan internet sebagai kepentingan pekerjaan, sekolah, dan lain-lain. Sedangkan pada hari Minggu, jumlah ini meningkat karena hari Minggu adalah hari libur. Jumlah pengunjung yang cenderung sedikit pada hari Sabtu disebabkan karena hari Sabtu adalah hari terakhir dilaksanakan kegiatan dalam seminggu. Para pengunjung, khususnya orang-orang di Jakarta lebih memilih mengunjungi tempat keramaian dan dapat digunakan sebagai tempat merelaksasikan pikiran seperti liburan keluar Kota atau ke mall serta tempat hiburan lainnya, dibanding pergi ke warnet.

Grafik Situs-Situs yang Paling Sering Dikunjungi Pelajar

grafff

Penjelasan Grafik :

Data ini kami peroleh dari 33 orang siswa kelas X SMA Timur Jakarta melalui angket.

  • Google menempati posisi I dalam kategori “Situs Teramai yang Dikunjungi Pelajar”. Google memperoleh 37% suara. Pelajar memilih Google karena Google sebagai mesin pencari informasi terbesar dinilai sangat membantu dalam mencari berbagai informasi yang tentunya sangat memudahkan pelajar dalam mengerjakan tugas yang diberikan guru.
  • Facebook menempati posisi II dalam kategori “Situs Teramai yang Dikunjungi Pelajar”. Dengan persentase 20% suara. Facebook sebagai media komunikasi memiliki banyak sekali kelebihan yang turut menjadikannya “Situs Terfavorit”, yakni antara lain dapat menjadi tempat bertukar informasi dalam segala bentuk, termasuk video dan foto. Selain itu, Facebook memiliki jangkauan yang sangat luas, bahkan seluruh dunia, dengan biaya yang sangat murah. Facebook juga dapat menjadi tempat hiburan, karena Facebook menyediakan berbagai macam aplikasi game, maupun kuis, yang cukup menghibur.
  • Twitter menempati posisi III dalam kategori “Situs Teramai yang Dikunjungi Pelajar”. Dengan persentase 19% suara. Situs ini memiliki persentasi yang hampir sama dengan situs “sahabatnya” yaitu Facebook. Sama seperti Facebook, Twitter merupakan jejaring sosial yang memiliki jangkauan yang sangat luas, sehingga dapat saling komunikasi dan bertukar informasi ke seluruh dunia.
  • Viva menempati posisi IV dalam kategori “Situs Teramai yang Dikunjungi Pelajar”. Viva mendapat 12% suara. Disini siswa dapat mengetahui berita terkini tentang apa saja.
  • Youtube menempati posisi V dalam kategori “Situs Teramai yang Dikunjungi Pelajar”. Dengan persentase, 7% suara. Youtube adalah gudangnya video. Video apapun, darimanapun, sejak kapanpun, dapat dengan mudah diperoleh disini. Begitupun jika ingin mengupload video, disinilah tempatnya. Para pelajar cukup menggandrungi situs ini.
  • 4shared menempati posisi VI (terakhir) dalam kategori “Situs Teramai yang Dikunjungi Pelajar”. Dengan persentase 5% suara. 4shared dapat diandalkan dalam mencari beragam informasi, terutama dalam bentuk foto, musik, ataupun video. 4shared juga dapat digunakan sebagai tempat penyimpanan yang terbilang aman.

Berdasarkan grafik diatas, dibanding berjuta-juta situs lainnya, pelajar SMA lebih sering mengunjungi situs Google, Facebook, Twitter, Viva, Youtube, 4shared. Google menjadi situs dengan pengunjung terbanyak, karena Google memang sangat membantu kalangan pelajar dalam memperoleh berbagai informasi.

BAB V

PENUTUP

3.1        Kesimpulan

Internet adalah jaringan besar yang saling berhubungan dari jaringan-jaringan komputer yang menghubungkan orang-orang dan komputer-komputer diseluruh dunia, melalui telepon, satelit dan sistem-sistem komunikasi yang lain. Internet dibentuk oleh jutaan komputer yang terhubung bersama dari seluruh dunia, memberi jalan bagi informasi (mulai dari text, gambar, audio, video, dan lainnya ) untuk dapat dikirim dan dinikmati bersama. Untuk dapat bertukar informasi, digunakan protocol standar yaitu Transmision Control Protocol dan internet Protocol yang lebih dikenal sebagai TCP/IP.

Internet mempunyai dampak positif dan negative terhadap para penggunanya. Namun internet lebih berpengaruh pada dunia pendidikan karena pada dasarnya internet dihadirkan untuk kepentingan pendidikan.

Berdasarkan hasil analisis data tentang permasalahan yang penulis teliti, yakni Pengaruh Internet Bagi Pendidikan, maka disimpulkan bahwa :

  1. Internet lebih berpengaruh pada dunia pendidikan karena pada dasarnya internet dihadirkan untuk kepentingan pendidikan.
  2. Internet membawa berbagai pengaruh, baik positif maupun negatif, terhadap pendidik dan peserta didik.

3.2       Saran

Diharapkan pada semua pihak, terutama pemerhati pendidikan, agar berusaha mengembalikan fungsi dan guna internet sebagai media pendidikan dan meningkatkan keamanan pada sistem internet.

DAFTAR PUSTAKA

http://repository.upi.edu/operator/upload/s_pts_002644_chapter1.pdf

http://www.damandiri.or.id/file/sugenguhamkabab1.pdf

http://file.upi.edu/Direktori/FPMIPA/JUR._PEND._BIOLOGI/196611031991012-YANTI_HAMDIYATI/latar_belakang-_Pelatihan_PTK-jun-08.pdf

http://nurfadilahdilacahyautami.blogspot.com/2012/08/pengaruh-internet-bagi-pendidikan.html

http://www.weblog.web.id/2012/08/pengertian-internet-jaringan-komputer.html

http://library.binus.ac.id/ecolls/ethesis/bab2/2007-2-00411-mnsi_bab%202.pdf

http://id.wikipedia.org/wiki/Internet

http://www.infoceria.com/2010/12/pengertian-internet-atau-definisi.html

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s